Kaya asam lemak omega-3

Ikan teri mengandung asam lemak omega-3 tinggi yang berperan penting untuk menjaga kesehatan jantung hingga fungsi otak.

Bahkan, menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association pada tahun 2006 diketahui bahwa mengonsumsi dua porsi minyak ikan setiap minggu mampu mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 36 persen

2. Mendukung kesehatan tulang

Ikan teri adalah satu sumber makanan yang mengandung kalsium tinggi. Dilansir dari laman Detik Health, Fiastuti Witjaksono, seorang dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa ikan teri mengandung sekitar 500 mg hingga 972 mg kalsium.

Kandungan kalsium yang tinggi ini sangat baik untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Tidak hanya kalsium, ikan teri juga memiliki kandungan vitamin K, magnesium, serta fosfor yang sama baiknya untuk menjaga kesehatan tulang. Makan teri selama menyusui bahkan dapat mencegah wanita terkena osteoporosis dini.

3. Sumber protein yang baik

Protein merupakan salah satu nutrisi terpenting yang dapat membantu membangun otot dan jaringan tubuh. Selain itu, protein juga berfungsi untuk menghasilkan enzim dan hormon penting dalam tubuh.

Per 100 gram ikan teri mengandung 16 gram protein. Menggabungkan ikan teri dengan dengan makanan yang kaya protein lainnya akan membantu Anda memenuhi kebutuhan protein harian Anda.

Selain tinggi protein, ikan teri pun diketahui rendah kalori. Hal inilah yang bisa jadi pilihan sempurna jika Anda berencana ingin menurunkan berat badan.

4. Rendah merkuri

Merkuri adalah sejenis logam berat hasil buangan dari limbah pabrik dan rumah tangga. Di dalam air, merkuri berubah menjadi zat yang disebut dengan metilmerkuri yang berikatan dengan protein dalam otot ikan.

Jika Anda mengonsumsi ikan atau makanan laut lainnya yang mengandung merkuri, maka kandungan merkuri dalam daging ikan akan masuk ke dalam tubuh Anda. Penumpukan merkuri dalam tubuh dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti keracunan merkuri hingga bahkan kerusakan saraf, terutama pada bayi dan anak-anak

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here