1. Mencegah kanker

Khasiat daging kelinci ini berkat kandungan niacin, vitamin B12, dan selenium yang terdapat di dalam daging. Zat-zat tersebut mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. Dengan demikian, konsumsi rutin daging hewan herbivora ini bisa menekan terkena risiko penyakit kanker.

2. Mencegah penyakit jantung

Daging hewan lucu ini mengandung kolesterol tak jenuh alias kolesterol baik yang bisa menekan kolesterol jahat dalam tubuh. Mineral natrium yang terkandung dalam daging ini juga bagus untuk menjaga kesehatan jantung. Perlu diperhatikan cara pengolahannya supaya khasiatnya tetap manjur, yang terbaik tentu dengan cara direbus atau dikukus.

3. Sembuhkan asma

Penyakit asma memang membahayakan bagi peneritanya karena bisa sampai tersengal-sengal ketika batuk. Dianjurkan bagi penderita asma untuk mengkonsumsi hati dan jantung kelinci. Hal ini karena zat ketotifen yang terkandung di dalamnya berperan mencegah kambuhnya asma secara tiba-tiba. Akan lebih baik lagi, diolah dengan cara direbus atau dipanggang. Hindari pengolahan dengan cara digoreng walau terasa lebih nikmat.

4. Mengoptimalkan tumbuh kembang anak

Nutrisi yang terkandung di dalam daging kelinci sangat mendukung tumbuh kembang anak. Terutama kandungan proteinnya yang berperan sebagai zat pembangun tubuh. Tumbuh kembang anak pun bisa optimal. Protein dalam daging mudah diserap oleh sistem pencernaan anak yang kemudian langsung didistribusikan sebagai elemen utama untuk membangun berbagai jaringn dan organ, terutama otot. Itulah kenapa anak yang rutin mengkonsumsi daging lebih cepat tampak bongsor.

5. Meningkatkan kesuburan wanita dan pria

Kabar baik bagi Anda yang mendambakan keturunan, karena konsumsi daging kelici secara teratur akan meningkatkan kesuburan bagi wanita sekaligus meningkatkan kualitas sperma pria. Selain dagingnya, bagian yang terbaik untuk meningkatkan kesuburan wanita yaitu otak kelinci.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here